Anggota DPRD DKI yang Keluhkan Etika Ahok, mengeluarkan Umpatan Kasar saat Mediasi dengan Kemendagri

umpatan yang dikeluarkan oleh anggota DPRD DKI saat penutupan mediasi dengan Ahok yang dibuat oleh Kemendagri

Di video berikut ini terlihat dan terdengar dengan jelas kalau anggota DPRD DKI yang selama ini mengeluhkan etika dari cara bicara Gubernur DKI Ahok yang katanya cara bicaranya sangat kasar dan tidak beretika namun hal ini juga terjadi ternyata dilakukan oleh anggota dewan yang terhormat dimana terjadi pada saat penutupan rapat mediasi yang dilakukan oleh Kemendagri untuk menyelesaikan kisruh tentang RAPBD DKI Jakarta antara DPRD DKI dengan Gubernur DKI

Umpatan ini terjadi setelah pertemuan mediasi tersebut ditutup oleh Sekjen Kemendagri. Saat Ahok meninggalkan ruang pertemuan tersebut, terdengarlah teriakan-teriakan kasar dari sisi duduk anggota DPRD. Dalam video pertemuan yang diunggah di situs berbagi video Youtube, terdengar jelas umpatan kasar itu berasal dari sejumlah oknum DPRD.

“Anjing!” demikian teriak seorang oknum anggota DPRD. “Bangsat!” sambung yang lain.

Umpatan kasar itu menjadi sebuah ironi yang sangat bertolak belakang dengan yang selama ini hal tersebut yang di tuntut oleh anggota DPRD, utamanya para pimpinan, supaya gaya bicara dan etika Ahok dirubah. Wakil Ketua DPRD DKI Abraham ‘Lulung’ Lunggana pernah menyoroti secara khusus kata ‘bajingan’ yang meluncur dari Ahok dan dikutip media.

Dan kenyataan sekarang ada beberapa oknum anggota DPRD yang juga berkelakuan tidak jauh berbeda dengan gaya bicara dan etika yang selama ini mereka tujukan kepada Ahok. Dan hal ini tidak hanya dilakukan secara informal saja. Keluhan terhadap gaya bicara Ahok masalah formal dimana hal tersebut merupakan salah satu alasan sejumlah Fraksi DPRD DKI mengusung hak angket.

Betul-betul gaya bicara Ahok dikritik habis oleh anggota DPRD DKI Jakarat.

Leave a Reply