Wanita Ternyata Tidak Suka Dipimpin Oleh Bos Wanita, Kenapa ?

 Wanita Ternyata Tidak Suka Dipimpin Oleh Bos Wanita, Kenapa

Kesetaraan gender menjadikan wanita kini mampu memiliki prestasi yang cemerlang dalam karir pekerjaan mereka. Akan tetapi , Tahukah Anda, ternyata wanita yang menempati jabatan staff atau karyawan tidak suka dipimpin oleh pimpinan dengan gender yang sama ?

Hal ini dikarenakan kepercayaan wanita terhadap kepemimpinan laki laki jauh lebih baik daripada wanita, baik dalam hal mengelola perusahaan dan tidak terlalu banyak terkontaminasi dengan keadaan hati yang dapat mempengaruhi penilaian terhadap staff. Hal tersebut  mengakibatkan kecenderungan wanita untuk memilih pimpinan laki laki daripada wanita.

Keadaan ini dibuktikan oleh OnePoll.com melalui penelitian yang dilakukan, disebutkan bahwa wanita pada saat ini menilai pimpinan laki laki sebagai atasan yang lebih tangguh, jauh lebih cakap ketika menyampaikan pekerjaan, dan sering kali memberikan pujian atas hasil kerja.

Disamping hal tersebut, pimpinan laki laki dianggap lebih berwibawa dan tidak berbelit belit. Atasan laki laki juga dianggap bijak saat mengambil keputusan dan dalam hal memahami bisnis yang sedang dijalankan.

Suatu penelitian menyebutkanbahwa,responden wanita menyatakan bahwa mereka percaya Bos laki laki dapat melakukan pekerjaan jauh lebih baik dibandingkan dengan Bos Wanita. Bos laki laki juga dipandang lebih handal untuk memajukan perusahaan yang dipimpin dan dapat menyejahterakan karyawan yang ada didalamnya. Hal ini  dikarenakan mereka beralasan bahwa mereka percaya terhadap insting bisnis laki laki yang lebih tajam untuk merealisasikan planning di masa yang akan datang.

 Akan tetapi, dilihat dari sifat wanita yang pada umumnya memiliki sifat alamiah sebagi pendengar yang baik maka kehadiran pemimpin wanita pun juga diperlukan, meski dianggap mempunyai kekurangan, Bos wanita juga dianggap jauh lebih peka terhadap permasalahan yang dialami anak buahnya.

Penyebab dari sifat wanita yang tidak suka kepada bos wanita ini didasari karena adanya unsur cemburu dan konflik yang sering terjadi sesama karyawan wanita dalam satu perusahaan tempat mereka bekerja. Keadaan itu disebabkan karena antara mereka yang saling merasa terancam, dan terkadang tidak bisa membedakan antara permasalahan individu dengan profesionalisme kerja. Sehingga terjadi kecemburuan yang berlebih terhadap penilaian atasan kepada karyawannya.

Leave a Reply