Seatbelt dan Sistem Keamanan Mobil

seatbelt

Seatbelt, atau sabuk pengaman adalah salah satu sistem keamanan yang telah disiapkan oleh para produsen mobil dengan tujuan agar para pengendara memiliki jaminan keamanan ekstra saat mereka berkendaraan dengan mobil buatan pabrik mereka. Namun demikian, kenyataannya banyak pengendara mobil yang tidak aware terhadap antisipasi sistem keamanan yang telah tersedia di mobil mereka. Karena berbagai alasan, para pengendara mobil lebih suka berkendara tanpa sabuk pengaman dan bahkan kebut-kebutan di jalanan tanpa memperhatikan rambu lalu lintas. Meski sudah bayak kampanye dan peringatan dari berbagai pihak tentang pemakaian sabuk pengaman ini, namun tetap tak banyak pengendara mobil yang mengindahkannya.

Sabuk pengaman sejatinya adalah sebuah pencegahan terhadap hal-hal fatal jika terjadi berbagai benturan saat berkendara menggunakan mobil. Beberapa benturan yang beresiko dialami oleh pengendara mobil antara lain; benturan dengan kendaraan lain, benturan dengan benda, dan benturan internal. Benturan dengan kendaraan lain dan benturan dengan benda, seperti pohon, rumah dan semacamnya, tentu sudah dipahami oleh banyak pihak.

Namun mengenai benturan internal belum banyak yang memahaminya. Benturan internal bisa terjadi saat pengendara melakukan pengereman mendadak karena sesuatu hal seperti; lampu merah, orang menyeberang, dan sebagainya. Benturan ini memang tidak menyebabkan mobil terkena lecet atau kerusakan berarti. Namun benturan ini menyebabkan goncangan pada organ dalam tubuh yang bisa berakibat fatal, terutama para pengidap sakit jantung. Seatbelt dibuat untuk meminimalisisr segala macam resiko yang disebabkan oleh berbagai benturan, termasuk benturan internal.

Rate this article!

Leave a Reply