Manfaat Buah Pepaya Bagi Kesehatan Sehari-hari

papaya2d-620x453

Pepaya, buah yang sebelumnya dikenal hanya tumbuh musiman, kini mulai tersedia sepanjang tahun. Pepaya yang tumbuh di daerah beriklim tropis dikenal memiliki rasa manis, warna cerah dan berbagai manfaat kesehatan, sehingga tidak ada alasan untuk tidak menambahkan pepaya ke dalam menu diet Anda.

Manfaat buah pepaya yang bisa anda peroleh diantaranya adalah: penurunan risiko penyakit jantung, diabetes, kanker, membantu melancarkan pencernaan, meningkatkan kendali atas tingkat glukosa darah pada penderita diabetes, menurunkan tekanan darah, dan mempercepat penyembuhan luka.

Rincian gizi dalam pepaya

Satu pepaya berukuran sedang mengandung setidaknya 120 kalori, 30 gram karbohidrat (termasuk 5 gram serat dan 18 gram gula) serta 2 gram protein.

Pepaya merupakan sumber vitamin C yang sangat baik dan satu buah pepaya berukuran sedang menyediakan 224% dari kebutuhan harian Anda. Manfaat buah pepaya diantaranya menyediakan folat, vitamin A, magnesium, tembaga, asam pantotenat dan fiber. Pepaya juga dikenal mengandung banyak vitamin B, alpha dan beta karoten, lutein dan zeaxantan, serta vitamin E, vitamin K, kalsium, kalium, dan lycopene, yang dikenal sebagai zat antioksidan terkuat yang juga banyak ditemukan dalam tomat.

Manfaat kesehatan jika mengkonsumsi pepaya

Mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran dikenal mampu menurunkan risiko kondisi kesehatan, berkaitan dengan gaya hidup. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan konsumsi makanan nabati seperti pepaya, mampu mengurangi risiko obesitas dan kematian secara keseluruhan, serta diabetes, penyakit yang berkaitan dengan kinerja jantung, disamping ikut membantu mempertahankan kesehatan kulit dan rambut, meningkatkan energi, dan menurunkan berat badan secara keseluruhan.

Pencegahan asma

Risiko terjadinya asma diklaim lebih jarang terjadi pada orang yang rajin mengkonsumsi sejumlah tinggi zat nutrisi tertentu. Salah satu zat nutrisi ini adalah beta-karoten, yang terkandung dalam manfaat buah pepaya, aprikot, brokoli, melon, labu dan wortel.

Pencegahan kanker

Konsumsi antioksidan beta-karoten (yang ditemukan dalam pepaya) telah terbukti menghambat perkembangan kanker usus besar dalam populasi rakyat Jepang.

Bagi orang-orang muda, diet yang kaya akan beta-karoten mampu berperan secara protektif menghambat kanker prostat, demikian menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health Department tentang Zat Gizi.

Kesehatan tulang

Jika mendapat asupan vitamin K yang rendah maka anda akan mendapatkan risiko lebih tinggi untuk mengalami patah tulang. Mengonsumsi vitamin K yang cukup, penting untuk kesehatan karena vitamin ini bertindak sebagai pengubah protein dalam susunan tulang, meningkatkan penyerapan kalsium, dan dapat mengurangi tergerusnya kalsium dalam tubuh.

Diabetes

Dari berbagai penelitian, ditemukan bahwa penderita diabetes tipe 1 yang mengonsumsi menu makanan yang tinggi akan serat, memiliki kadar glukosa darah yang lebih rendah, dan penderita diabetes tipe 2 bisa memperbaiki kadar gula darah, lipid dan insulin tubuh.

Tags:

Leave a Reply